Surat Untuk Calon Kekasih

3 Sep

2013-03-30 01.57.22

1 September 2014.
22.15 wib
Kereta Senja Utama Jogya.

Untuk Calon Kekasihku,

Hai kamu, calon kekasihku!
Baru saja aku menyapamu, mengajakmu bercanda dan kamu ceritakan harimu tadi. Kamu masih belum bisa kupanggil ‘sayang!’. Bagaimana tidak, kamu masih saja belum menyalakan lampu agar aku bisa berjalan lurus mengarah padamu.

Mata sayupmu tak sanggup kuhilangkan dari tiap detik ingatanku walau gemuruh suara kereta menghiasi perjalanan panjangku saat ini. Tak ada detik yang kusia-saiakan untuk menggapai ingatanku pada kamu, wanita berambut sebahu.

Ada embun tipis memenuhi kaca jendela, aku menulis namamu disana, menatap keluar jendela yang gelap, membayangkan yang kau bayangkan, membayangkan yang kau lakukan. Mungkin kau sedang terbaring lelah dikasur empukmu sambil menatap langit-langit kamar, sesekali kamu gapai handphonemu saat suara dentingan dan getar terasa.

Andai aku bisa membelai wajahmu saat kau lelap tertidur dipangkuanku. Andai aku bisa memberikanmu beberapa tangkai bunga saat kita makan malam dengan lilin masih menyala diantara tatapan kita. Andai aku bisa merangkul jemarimu saat lampu hijau di zebra cross menyala dan kita melangkah bersama. Mungkin sebentar lagi, calon kekasihku

Cinta masih belum jua menunjukan muka, sayap putihnya masih tak dikibaskan didepanku. Aku masih sulit menemukannya dari sudut senja dimana kamu sering tiba. Semoga akan cepat datangnya, calon kekasihku.

Jika! ya jika waktu itu tiba, calon kekasihku. Aku hanya akan membuatmu bahagia, tanpa harus memberi mawar merah setiap hari saat kamu pulang bekerja. Aku akan memikirkan cara yang tak biasa, yang membuatmu lupa pada kekasihmu yang dulu dan aku akan membuatmu hanya ingin bersamaku saja, calon kekasihku.

Maafkan aku calon kekasihku, aku belum yakin akan diriku, aku belum menemukan pintu untuk masuk dan berteduh dihatimu walau saat ini sedang mendung. Aku berharap agar aku tak terkena hujan dan mencair. Semoga kamu segera menunjukan jalan kemana aku harus segera berteduh, calon kekasihku.

Salam,

Calon Kekasihmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

studentnurseanonymous

stories, rants, tips and tricks for all the student nurses just trying to get by.

Storyshucker

A blog full of humorous and poignant observations.

Sindy Agusrini

cumbui aku dengan intelektualitasmu

Mr. Ice Cream

Cool, Sweet and Smooth

Azza's Note

Semoga menjadi 'penghibur' atau setidaknya bisa 'menemani' :)v

A Nomadian

Wandering around, seeking comfort anywhere it could be.

awalia nurizka

Catatan Awal

Her Journey to Eternity

Wretched Sinner, Justified

Bintang Bumoe

★|@bintangbumoe|♡Apakah kamu bisa mencintai langit yang berganti warna seperti aku mencintai hujan yang selalu sama?♡|bintangbumoe90@gmail.com|★

Awesome Life

Awesome Photos Awesome Words

%d bloggers like this: