Archive | Bebas RSS feed for this section

PELIBATAN KELUARGA PADA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI ERA KEKINIAN

8 Mar

cropped-eyes.jpg

Era kekinian terutama era digital yang semakin pesat perkembangannya masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar orang tua di Indonesia. Media social khususnya memberikan efek yang berpengaruh banyak dalam pendidikan anak zaman now. Perpustakaan bukan jadi referensi utama dalam menyelesaikan pekerajaan rumah dari sekolah. Koreksi jika saya salah.

85885078062646165731
Kasus penculikan anak yang berawal dari perkenalan di facebook, kasus pemerkosaan teman sekelas karna melihat konten pornografi di internet, MLM fitnah diberbagai media sosial dan masih banyak lagi cerita miris dibalik perkembangan era kekinian yang katanya bikin kita ga ketinggalan zaman. Segala hal negative ini membuat banyak orang tua menjadi khawatir.
Coba tanya anak SD zaman now, tau youtube? Instagram? Facebook? Twitter? Blog? Dan sebagainya-sebagainya. Jawabanya “Hello hari gini ga punya facebook?”
Apakah salah era kekinian yang semakin berkembang? Tentu jawabannya TIDAK
Waktu tidak pernah berjalan mundur bersamaan dengan perkembangan zaman, disini pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendidikan yang lebih bermanfaat bagi perkembangan anak-anak mereka.
Hampir sama dengan para pemberi saran dimedia social, KONTEN YANG DILIHAT adalah hal yang paling penting diperhatikan oleh orang tua atau keluarga. Tidak ada salahnya jika anak-anak membuka youtube dan menyaksikan video “cara membuat origami” (misalnya) atau “rumus perhitungan bidang datar” atau “cara membuat telur mata sapi”
Kembali lagi PENDAMPINGAN ORANG TUA adalah nomor wahid, sama halnya dengan acara televise saat ini KPI juga sudah menggunakan bebrapa kode untuk konten tertentu misalnya R pada konten tontonan Remaja (13-17 tahun), BO untuk tontonan yang memerlukan bimbingan orang tua, SU untuk semua usia, atau A untuk anak anak (7-12 tahun)., dan D untuk konten dewasa (18 tahun keatas). Peran keluarga sangat diperlukan agar pandangan anak terhadap tontonan dapat diselaraskan dengan pandangan orang tua agar hal negative yang ditangkap oleh seorang anak dapat dibimbing oleh orang tuanya kearah yang lebih positive, bahkan untuk memilih apa yang boleh dan tidak boleh dilihat oleh anak seusianya.

Image result for sahabatkeluarga

Contoh pendidikan sex, apakah salah? Absolutely NO asal sesuai porsinya. Anak 2-5 tahun dimulai dengan pengenalan tentang nama alat kelamin; penis untuk laki-laki dan vagina untuk perempuan, lalu ajarkan toilet training dan cara membersihkan alah kelaminnya, pemahaman tentang gender.
Usia 6-12 tahun aarkan tentang norma dan kepatutan, apa yang boleh dan tidak boleh, beri pengetahuan tentang menstruasi dan mimpi basah, tentang sistem reproduksi manusia, norma social yang mudah dipahami, hubungan pertemanan yang sehat. Bahkan banyak artikel ataukonten yang membahas tentang EDUKASI SEK USIA DINI. Jangan sampai pengetahuan tentang sex itu datang dari orang yang salah atau bahkan konten yang salah. Justru sebaiknya keluarga menjadi pemberi informasi pertama tentang hal tersebut. Boleh koreksi kembali jika saya salah.

Era kekinian itu keras kapten, sama seperti batu tapi coba lihat marmer yang cantik dirumah-rumah megah, semua terbuat dari batu; Indah bukan?

Ada yang pernah bilang gini “orang tua mempunyai kontribusi terbesar dalam pembentukan karakter hidup sayahttps://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=4421
Selama peran aktif keluarga terutama orang tua masih ikut andil dalam membimbing perkembangan pendidikan anak, entah itu era old, era kekinian, atau era yang akan datang. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan momok-momok horror di dunia digital hanya sekedar dongeng semata.

 

 

Kunjungi juga:

https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php

#sahabatkeluarga

Image result for sahabatkeluarga

Advertisements

BEATLES NIGHT

20 Mar

So many people hate Monday, why? Maybe they never know how to making your Monday so Great.
Lets I show you something about Monday.
Seperti malam-malam sebelumnya gue lebih milih ngabisin malam senin gue di salah satu pusat perbelanjaan di Tangerang, tak jarang banyak pertanyaan “lu ngapain jam segini kesono?” sambil mereka melirik jam yang ada di layar handphone atau jam tangan yang mereka kenakan.
“Beatles night” I say.

What is that?
Well, Beatles night is a mini concert from local band Abadi Soesman in my place every Monday night. Its look like meet up Tangerang Beatles Fans also crazy midnight for old man/woman who tired with they activities.

https://www.youtube.com/watch?v=Z9bq9P4-QXc
What its mean to me?
Not realy deference, if I finish doing my job and handle so much stress I will going there. Beatles night not only about people sing together, dance together, laugh or screaming in the same times. For me Beatles night is a brockin your ego, born yourself with the dance however no body care about how bad your dance or how fals your sound like, no body care about your style or you ‘vibrate’ your ass, just have fun. Have fun and have fun. You can jumping dance or classic dance like Elvis at 70 era, just doing what do you want. Let it flow hand in hand with your new friends there, screaming like no one listen to you, let it flow at the dance floor, release your burden and think of ‘this my world’.

Image result for BEATLES NIGHT

Beatles Night itu seperti obat lain tanpa melalui saringan ginjal, olahraga malam yang mampu menjalankan semua otot dari leher hingga ujung jempol kaki. Saat gue udah dilantai dansa dan irama music mengajak seluruh badan gue bergoyang, disanalah semua beban hilang seketika. Gue gak harus bayar mahal buat dapatin obat mujarab itu.

So, Monday is the great day. Lets visit Summarecon Mal Serpong at Monday Night 10.00pm to over (extra times is possible). Im waiting for you and all Beatlesmania to join. Lets dance together, throw away your stress, drink beer and feel like its your World.

Regret

@OchenV
#NB: RIPenglish

LOVE.

10 May

12719374_1167584996585806_2693548113031293304_o

She’s name Diana Septiana, i call her “Tia”.

She in My Girlfriend.

For the last seven month she is the one who has held my hand. Brightened up my days. She treads me like i’m special, she always says i’m the only one who shes love ever. That one of the reason i love her so much. i realize we are different, shes more cheerful and confident than me. But, i think that make us closer, somehow.

 

Tia is such special person. I want to be her forever. I know it sounds corny, but that’s what i feel.

LOVE.

JANGAN MENANGIS, MAMA!

12 Dec

JANGAN MENANGIS MAMA

Untuk

Mama,

Kau tau’, ini adalah hal paling menyakitkan, aku tak bisa melihat senyum dan tawamu, aku tak bisa melihat bahagiamu seperti sebelumnya,

Waktu seakan terhenti,melihatmu menitikkan air mata tanpa suara, Kau terbaring lemah dipembaringan, tak berdaya dan yang paling aku benci adalah melihatmu sakit.

Mama, kumohon jangan menangis.

Ini sungguh menyakitkan,biarkan aku mengusap air matamu untuk pertama kalinya, Mungkin kau masih ingat mama, ketika aku kecil, aku bermain sepeda dan terjatuh, aku men

angis kencang karna kakiku luka dan berdarah, Kau bilang padaku; “Sudah jangan menangis, biar mama bersihkan lukamu” dan kau tersenyum sambil mengusap air mataku.

Mama, jangan menangis

Aku tak sanggup melihatnya. Beri aku sebuah senyuman agar aku tau kau baik-baik saja. Aku mencintaimu. Kau akan sembuh dan itu pasti, berhentilah menangis, Mama!

(Pontianak, 3/1/2015)

***

Sepenggal surat yang tak pernah dibaca ibuku, aku bahkan tak pernah mengirimkannya pada ibuku. Aku hanya menuliskan surat itu disebuah note kecil yang selalu kubawa kemanapun aku pergi, tertulis rapi dengan tinta hitam dan beberapa tinta yang melebar oleh tetesan air mataku sendiri.

Malam terkelam dalam sejarah keluarga kami bahkan sampai saat ini tak bisa aku lupakan, tiga januari dua ribu lima belas. Wanita 42 tahun itu tampak kurus, wajahnya pucat pasi, terbaring lemah di bangsal kelas dua salah satu rumah sakit swasta di Pontianak. Kaki kanannya terbalut kassa tebal, darah segar terus mengalir dari luka akibat diabetes yang ia derita. Aku bahkan sama sekali tak menyangka luka pada kaki ibuku sampai separah itu. Aku merasa menjadi seseorang yang paling tidak bergunda didunia ini, bagaimana mungkin sebagai perawat aku bahkan tidak bisa menjaga kesehatan ibuku sendiri?

Keadaan berubah saat aku memutuskan meninggalkan kampung halamanku dan bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Tangerang. Semua tampak baik-baik saja saat itu, saat tas gunung yang berisi pakaian dan beberapa perabotan mandi kujinjing menaiki bus malam meninggalkan rumah, jauh berbeda dengan kondisinya saat ini. Dalam enam bulan, luka yang awalnya hanya goresan kecil menjadi mala petaka yang luar biasa. Hampir sebagian besar tendon dikaki kanan ibuku menimbulkan gangrene akibat nekrosis jaringan. Keadaan ini sering terjadi pada penderita diabetes tak terkontrol. Selama ini sudah menjadi hal biasa saat melihat pasien datang ke rumah sakit dengan keadaan demikian, namun yang terjadi sekarang adalah dihadapanku terbaring pucat orang yang melahirkan dan membesarkan aku dengan tetes demi tetes ASI yang ia miliki, hal ini bahkan tak pernah terpikirkan olehku.

***

Konsentrasiku sudah mulai pecah, yang terpikirkan olehku hanya berada disamping orang yang membesarkanku dan mendidikku sejak aku kecil hingga tumbuh menjadi seseorang yang berguna bagi orang lain seperti saat ini. Papaku tak sempat bercerita banyak padaku, pukul dua pagi ia menghubungiku lagi melalui telpon dan mengatakan bahwa ibuku sekarang berada di rumah sakit. Papa memintaku segera pulang dan melihat kondisinya. Mungkin karena nada suara Papa yang sangat santai membuatku berpikir bahwa tidak ada hal yang perlu dikawatirkan. Aku mengatakan mungkin akan pulang dua atau tiga hari ke depan setelah mengurus perijinanku ke kantor tempat aku bekerja.

Keesokan harinya, adikku menghubungiku melalui blackberry messenger dan mengirimkan sebuah gambar yang membuat jantungku hampir berhenti seketika. Gambar yang berokus dari lutut hingga ujung jari kaki ibuku, aku hampir tak percaya dalam waktu enam bulan sejak aku tinggalkan keadaan lukanya bisa separah itu, bahkan tulang tibia dan fibulanya sudah tampak jelas, sama seperti saat aku belajar anatomi di salah universitas paling ternama di Indonesia saat aku kuliah dulu. Tanpa pikir panjang, aku memutuskan akan pulang sore ini juga.

Saat jam istirahat makan siang selesai, aku memasuki ruang kepala ruangan dengan wajah memelas “Maaf ganggu, Bu”

“Iya, kenapa Cen?” tanyanya.

“Saya mau pulang ke Pontianak Bu, Mama saya sakit”

“Tapi kamu belum dapat hak cuti dari perusahaan” alangkah terkejutnya aku mendengar hal itu.

“Saya tidak perduli Buk, maaf jika harus dipotong dari gaji saya atau sekalian saya mau dikeluarkan tidak menjadi masalah. Saya mau pulang sore ini juga”

Surat cuti sudah berada diatas meja kepala ruanganku, Ia akhirnya mengijinkan aku pulang untuk tiga hari kedepan.

***

Air mata ibuku berlinang, aku memeluknya erat tanpa sadar perlahan air mataku ikut mengalir. Pipi-pipi yang mulai mengekrut itu kucium, sebuah pemandangan yang hampir tidak ingin semua orang alami; melihat ibu yang sangat ia sayangi benar-benar tak berdaya. Orang yang menimangku saat aku menangis, memberiku ASI setiap hari saat aku kecil, mengajarkan aku berenang dalam baskom plastic, memarahiku saat aku nakal, menjewer kupingku saat aku tak mau berangkat sekolah. Saat ini ia terbaring lemah tak berdaya dengan selang infuse tertancap ditangan kirinya. Aku tak henti-hentinya mengutuk diriku dalam hati, yang bisa kulakukan saat ini hanya menangis. Sedikitpun tak kulihat senyum diwajahnya yang pucat karena anemia itu, tangannya dingin seperti es, tak terkecuali kaki dan seluruh badannya. Aku bahkan tak ingin siapapun membayangkan apa yang aku lihat saat ini. Tak ada film horror yang lebih menyeramkan daripada menyaksikan ibu yang kita sayangi terbaring di rumah sakit.

***

Lima Januari dua ribu empat belas, malam terakhir dirumah sakit dan sekaligus hari terakhir aku menjaga ibuku yang sedang sakit, malam ini menjadi malam yang sangat memilukan bagiku, aku harus kembali ke Tangerang untuk bekerja. Keadaan ibuku sudah lebih baik dari saat pertama kali aku tiba, setelah hampir 1500cc tranfusi darah dan beberapa botol albumin, ia tampak lebih segar. Setidaknya aku sudah dapat melihat senyumnya. Beberapa hari lagi ia akan menjalani operasi untuk mengangkat semua bagian yang sudah terjadi nekrosis, artinya sebagian kaki kanannya harus segera diamputasi. Aku berusaha keras meyakinkannya agar ia mau diamputasi, bukan perkara mudah meyakinkan seseorang untuk merelakan sebagian kakinya dibuang di meja operasi. Pada akhirnya setelah meyakinkan bahwa ia masih bisa berjalan dengan menggunakan kaki palsu (nantinya) akhirnya ia bersedia untuk di operasi.

“Ma, Ocen balik ke Tangerang dulu ya” pamitku keesokan harinya, pesawat rute Supadio – Soekarno Hatta sudah menungguku pukul 11.35 wib.

“Iya, hati-hati. Kerja yang benar” jawabnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca, aku sangat mengerti bahwa ia tidak ingin aku segera pergi namun ia berusaha untuk tetap tegar dan merelakanku walau dengan berat hati.

Dua minggu setelah aku tinggalkan, setelah perbaikan kondisi umum ibuku akhirnya merelakan kakinya dan melanjutkan proses penyembuhan pasca operasi, bukan hal menyenangkan hanya mendengar perkembangan kesehatannya melalui telpon namun yang aku tahu kondisi kesehatanya mengalami perbaikan dan terus stabil.

***

Sekarang ini, kondisi sudah jauh berubah, jauh lebih baik, semua masa-masa kelam itu sudah berlalu. Ibuku saat ini sedang sibuk dirumah, kembali ke masa mudanya yang senang merajut. Adikku sering mengirim gambar hasil rajutan ibuku, sebuah topi bayi dan baju bayi yang katanya akan ia jual saat Natal nanti. Ia sudah sangat terbiasa dengan kaki palsu yang saat ini ia gunakan sehari-hari, enam bulan setelah sembuh dari operasi, setelah sebelumnya menggunakan kursi roda akhirnya ibuku boleh menggunakan kaki palsu, kadang ia masih sering mengeluh jika sudah jongkok akan sangat susah berdiri kembali padahal sudah hampir setahun ia menggunakannya. Selain itu ibuku juga membuat kue kering, kue kering terlezat dikampung halamanku karna hanya ibuku yang jago bikin kue disana.

TAMAT

logo logo

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Writing Project #DearMama yang diselenggarakan Nulisbuku.com dan Storial.co

Be A Great Nurse

12 Dec

 

Profesi Perawat adalah pekerjaan mulia. Seorang perawat tidak hanya mempunyai sifat baik dan rendah hati, mereka juga mempunyai pengetahuan dan kecerdasan medis yang cukup memadai. Beberapa hal dibawah ini akan sangat diperlukan untk menjadi seorang perawat yang hebat!

Communication skills

Tidak hanya profesi perawat yang harus membutuhkan komunikasi yang baik, hampir dari semua profesi termasuk seorang pedagang kaki lima hingga seorang presiden sekalipun, Komunikasi yang baik adalah syarat pertama dan utama untuk semua kalangan, termasuk perawat. Seorang perawat dituntut untuk mempunyai communication skills yang lebih spesifik yang dinamakan komunikasi terapeutik, yaitu komunikasi secara interpersonal dengan klien untuk membantu memfasilitasi proses penyembuhan klien.

Emotional stability

Sebagai seseorang yang ‘menjual’ jasa dan bertatap langsung dengan klien maupun keluarganya, kestabilan emosional sangat diperlukan bagi seorang perawat. Bisa dikatakan seorang perawat harus mempelajari acting layaknya seorang selebritas. Profesi Perawat adalah sebuah profesi yang memicu tingkat stress, tak jarang perawat dihadapkan pada keadaan terburuk saat menghadapi penderitaan dan kematian seseorang dihadapan mereka. Apa pun situasinya, seorang perawat harus dapat mengontrol emosinya, berusaha terlihat tegar walau hati kecilnya menangis, berusaha menenangkan keluarga yang ditinggalkan.

Bukan berarti menjadi seorang perawat tidak menemukan hal-hal yang mengharukan, contohnya melihat seseorang pulang dengan sehat dan berkumpul kembali bersama keluarganya atau seseorang yang sadar dari koma dan mencari perawat yang merawatnya saat ia sembuh. Banyak hal mengharukan yang menguras emosi.

Empathy

Perawat yang hebat bisa merasakan apa yang dirasakan klien, rasa sakit mereka, kesedihan mereka, semuanya. Klien akan melihat perawat dari sudut pandang mereka, seberapa besar perhatian seorang perawat kepadanya? “Apa dia merasa apa yang saya rasakan? Apakah dia tau apa yang saya butuhkan saat ini?”. Apabila seorang perawat bisa menjawab semua pertanyaan itu dengan aksi nyata, Ia adalah seorang perawat yang luar biasa.

Flexibility

Menjadi flexsible dan tahan banting adalah hal yang besar bagi profesi perawat berkaitan dengan jam kerja dan tanggungjawab. Seorang perawat tak jarang harus lembur, bekerja di hari minggu atau saat liburan nasional. Sesungguhnya apapun yang dikerjakan adalah semata-mata demi kepuasan klien.

Attention to Detail

Sekecil apapun kesalahan yang terjadi di dunia medis akan berdampak sangat besar, karena itu dituntuk ketelitian yang sangat besar dari seorang perawat untuk memperhatikan hal-hal kecil dan berhati-hati dalam melakukan sesuatu agar tidak terjadi kesalahan. Kesalahan kecil sekalipun didunia medis bahkan bisa mempengengaruhi hidup dan mati seseorang.

Interpersonal Skills

Perawat tidak hanya merawat pasien secara umum namun juga berhubungan langsung dengan dokter, apoteker, laboratorium dan keluarga klien. Perawat dituntut untuk dapat bekerja dengan baik dalam situasi apa pun, membina hubungan baik dengan rekan sejawat. Seorang klien akan mempercayakan terapinya kepada dokter dan dokter bergantung pada perawat untuk menjaga dan memastikan terapi yang diberikan tepat pada pasiennya.

Physical Endurance

Berdiri dalam jangka waktu lama, mengangkat beban berat (orang), mobilisasi aktif kesana-kemari adalah keseharian seorang perawat. hal ini jelas bukan pekerjaan mudah. Perawat harus menjaga energinya baik itu dalam perjalanan, memeriksa keadaan klien, maupun saat melakukan operasi. Perawat dituntut untuk tetap kuat, makan yang teratur dan berolahraga menjadi sangat penting dilakukan diluar keperawatan. Pola hidup sehat harus tetap diperhatikan.

Problem Solving skills

Seorang perawat dituntut untuk dapat berpikir cepat dalam mengatasi/menyelesaikan masalah bahkan sebelum masalah itu muncul. Pasien dengan traumatik atau dalam keadaan darurat, perawat harus selalu siap untuk mengatasi situasi sulit. Komunikasi dengan dokter, menenangkan keluarga klien, berkolaborasi dengan petugas kesehatan lainnya, perawat harus mampu memecahkan masalah tersebut.

Quick Response

Perawat harus siap merespon terhadap situasi apapun baik keadaan darurat maupun keadaan lainnya. Sering kali perawat hanya merespon insiden tiba-tiba namun perawat yang hebat selalu siap untuk keadaan yang tak terduga sekalipun. Tetap tenang adalah kualitas terbesar seorang perawat.

Respect

Perawat yang hebat menghormati orang lain dan taat pada aturan, tidak memihak pada siapa pun, tidak membedakan bangsa, suku, ras, agama, budaya maupun tradisi. Perawat harus menghormati setiap keinginan klien. Sebagaimana Ia memperhatikan orang lain, ia akan diperlakukan sama.

(Sumber: nursinglink.monster.com)

Mayapada Hospital’s Nurse

9 Dec

BXVUDirIEAArmV5

Some people love us. Some people hate us. I can promise you that you do not want to be a patient in my unit. If you are then that means you’re really sick.But I can also promise you that if you end up here you will get stellar care by a team of the best health care providers available.

Sincerely,

3 NW Nurse

PUISI TENTANG HUJAN

1 Dec

images

Hujan adalah sebuah puisi, melantunkan irama saat iya jatuh ke bumi. Begitulah caranya menghadirkan tawa.

Hujan adalah bahagia, menari diantara dedaunan basah, percikannya kesana kemari tanpa lelah. Begitulah caranya menghadirkan ceria.

Hujan adalah tangis, bersembunyi diantara air mata yang lain, mengalir bersama tanpa ada yang tau siapa yang nyata. Begitulah caranya menutupi luka.

Hujan adalah cerai gelisah, saat langkah terhenti untuk berteduh dan waktu tak pernah mau menunggu. Begitulah caranya berlalu.

Hanya saat hujan, tempat bahagia dan luka bercerita bersama pada waktu yang berbeda.

TARIAN RINDU (DEBURAN BAB-BAB RINDU)

25 Nov

2015-04-17

Rampung sudah, kumpulan puisi rindu dari hati-hati yang pilu. Puisi; Cara pikiran menyampaikan ungkapan hati yang terlantun dari jemari kala sepi tak kunjng pergi. Rindu; Satu kata dengan jutaan makna dan rasa.

23/11/2015 kumplan puisi ini saya hantarkan ke Bentang Pustaka, semoga bisa diterima dan menjadi satu lagi ‘anak kesayangan’ yang bisa melengkapi rak-rak toko buku. Semoga menjadi awal luar biasa mengingat ini adalah kumpulan puisi pertama yang saya kirimkan ke penerbit.

Tarian Rindu (Deburan Bab-Bab Rindu) adalah puisi pendek yang masing-masing berdiri sendiri, semua tentang rindu, bahagianya merindukan seseorang, sakit hingga tersiksanya merindu dan bangkit dari rindu. Seperti seseorang yang begitu mengagumi CINTA, saya adalah satu dari (mungkin) banyak orang yang tergila-gila akan RINDU dan karna itulah Tarian Rindu ini ada.

Semoga Tarian Rindu (Deburan Bab-Bab Rindu) ini mekar dan berbuah manis bagi pembaca. AMIN.

GASTROENTEROLOGY

23 Nov

maag asma gerd nyeri sakit perut

Dyspepsia refers to pain or discomfort centered in the upper abdomen. The discomfort refers to the subjective sensation that the patient does not interpret as pain which may be characterized by or associated with upper abdominal fullness, early satiety, bloating, belching, nausea and vomiting. Centered refers to pain or discomfort in or around the midline.
Dyspepsia is considered a symptom complex rather than a specific diagnosis.

LowAbdominalPain

Gastroesophageal reflux disease is a disorder in which gastric contents recurrently reflux into the esophagus, causing troublesome symptoms and/or complications.
It is produced by various mechanisms such as frequent occurrence of transient relaxation of the lower esophageal sphincter or pressure abnormalities in the lower esophageal sphincter (which can be caused by hormonal and neural mediators, food, drugs and patient lifestyle).
Typical symptoms are acid regurgitation and heartburn.
Regurgitation is the perception of flow of refluxed gastric contents into the mouth or hypopharynx.
Heartburn is defined as burning sensation in the retrosternal region.

Man with stomacha che

Constipation is an unsatisfactory defecation distinguished by difficult stool passage, infrequent stools or both.
Difficult stool passage may include straining, feeling of difficulty in passing stool, incomplete evacuation, lumpy/hard stools, prolonged time to defecate, need for manual maneuver to pass stool, abdominal discomfort and feeling of anorectal blockade.
Chronic constipation is considered when symptoms of constipation have existed ≥3 months.
Symptoms of chronic constipation may be due to dysfunction of intestinal motility, visceral sensitivity, anorectal musculature or the enteric nervous system.

diverticulitis-treatment-diverticulitis-breakthrough-can

Diverticulitis is the inflammation of ≥1 diverticula. Diverticula are small mucosal herniations of the colonic wall that may fill with fecal material or undigested food particles.
Abdominal pain is usually localized to the left lower quadrant, is abrupt, steady, severe and worsens over time.
Other signs and symptoms are fever, anorexia, nausea, vomiting, and altered bowel movements especially constipation but may also present with diarrhea or tenesmus.

Sumber : http://www.mims.com/Indonesia/Specialty/Info/Gastroenterology

KAMU JUGA BISA MENCEGAH SESEORANG BUNUH DIRI!

3 Jul

bunuh diri

Menurut artikel Amril Amarullah dalam viva.co.id, 2009, Laporan di Jakarta menyebutkan sekitar 1,2 per 100.000 penduduk dan kejadian bunuh diri tertinggi di Indonesia adalah Gunung Kidul, Yogyakarta mencapai 9 kasus per 100.000 penduduk.

Adapun kejadian bunuh diri tertinggi berada pada kelompok usia remaja dan dewasa muda (15 – 24 tahun), untuk jenis kelamin, laki laki melakukan bunuh diri (comite suicide) empat kali lebih banyak dari perempuan. Namun, perempuan melakukan percobaan bunuh diri (attemp suicide) empat kali lebih banyak dari laki laki.

Jumlah tertinggi kasus masih dipegang Gunungkidul, dibandingkan dengan kabupaten dan kota di wilayah DIY. Pada 2012, kejadian bunuh diri tercatat ada 66 laporan ke pihak kepolisian. Angka itu menurun pada 2013, tercatat ada 47 kejadian bunuh diri. Untuk 2014, angka bunuh diri sebanyak 45 kejadian. Sedangkan untuk 2015 dari Januari hingga Februari, baru ada dua kejadian bunuh diri. Data ini masih belum diperbarui, mengingat di wilayah Sleman saja dua bulan terakhir ada lebih dari enam kasus (Tribunjogya.COM, 2015).

Posisi Indonesia sendiri hampir mendekati negara-negara bunuh diri, seperti Jepang, dengan tingkat bunuh diri mencapai lebih dari 30.000 orang per tahun dan China yang mencapai 250.000 per tahun.

Seseorang yang putus asa cendrung tidak bisa menggunakan akal sehat mereka, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu cara pencegahan terjadinya kasus bunuh diri yang menjadi jalan pintas seseorang saat dalam kondisi terpuruk. Saya sendiri pernah berpikir untuk melakukan hal bodoh itu. Lalu, bagaimana hal itu tidak terjadi?

1. Dukungan Moril Dari Orang Terdekat (Curhat).

Orang yang mendapat stresor tinggi cendrung lebih rentang melakukan tindakan bunuh diri, entah itu tekanan kerja, ditinggalkan pasangan, kekerasan, kehilangan dan masih banyak lagi pencetus terjadinya stres. Dalam hal ini orang terdekat diharapkan ikut berperan dalam memberikan semangat bagi mereka, entah itu teman, saudara, anak, orang tua, dsb. Mereka butuh tempat untuk mencurahkan apa yang ada di dalam pikiran mereka kepada orang yang dapat meraka percaya. Jangan pernah abaikan sedikit pun jika seseorang ingin mengajakmu mencurahkan perasaannya.

2. Jauhkan Diri Dari Lingkungan Sepi (Sosialisasi).

Hal-hal lain yang juga menjadi pencetus niat untuk bunuh diri antara lain pikiran yang kosong, melamun, merasa sendiri, kesepian, merasa tidak berguna, dsb. Apa yang harus dilakukan mereka yang merasa diabaikan seperti ini? Sosialisasi. Lingkungan yang ramai, teman-teman bermain, suasana komunikasi aktif dan dimanapun tempat mereka merasa diperhatikan dan dibutuhkan. Jangan beri mereka kesempatan untuk memikirkan hal-hal yang memicu terjadinya bunuh diri. Luangkan waktu untuk sekedar menghubungi mereka via telpon, sms, jejaring sosial, atau apa pun untuk memastikan kondisi mereka terkendali. Saat prilaku mereka mulai mengarah pada penyebab stresor, orang terdekat harus segera memberi respon atau segera bertindak dengan mengajak mereka sekedar untuk makan malam atau menyaksikan konser musik. Ingat, lingkungan sepi adalah peluang bagi pikiran negative untuk lebih berkembang.

3. Buat Mereka Merasa Dibutuhkan (Aktualisasi).

Tanamkan pada diri seseorang bahwa mereka masih dibutuhkan, bukan pekerjaan mudah memang untuk masuk kedalam pikiran seseorang dan berkata “Hey, Dunia ini tidak akan baik-baik saja tanpa kamu, kamu adalah penyeimbang dunia!”. Beri mereka motivasi, siapa saja yang membutuhkan mereka untuk tetap hidup, orang tua, saudara, kakek, nenek, adik kelas, mantan kekasih, pemuja rahasia, teman sekantor, apa pun yang dapat membuat mereka berpikir “Oh iya, aku masih dibutuhkan orang tuaku” atau “Oh iya, nanti kalo aku mati, siapa yang akan menimba air untuk ibuku mandi dan masak?”

4. Tempat Ibadah (Tuhan).

Seseorang yang dalam kondisi terpuruk HARUS mengunjungi tempat ibadahnya. Segala pikiran negative akan ternetralisir disana. Tugas orang terdekat untuk mengajak mereka ke tempat ibadah dan berdoa. Keyakinan sesorang akan Tuhannya adalah penenang jiwa dan penyembuh. Seseorang akan dibukakan kembali akal sehatnya saat Ia berada di tempat ibadah (walaupun Ia tidak sedang berdoa). Sangat jelas tertulis tentang bunuh diri dalam semua kitab keagamaan.

5. Pandangan Tentang Masa Depan.

Ingatkan kembali apa tujuan hidupnya, apa yang ingin Ia capai. Stres kadang membuat seseorang lupa tentang suatu hal yang jauh lebih berguna; masa depannya. Mungkin Ia pernah ingin menjadi pramugari, pilot, dokter, pelukis, penulis, akuntan, designer, model, artis, apa pun yang pernah menjadi cita-citanya, ajak dia untuk mencapai itu semua. Seseorang mungkin akan bangkit kembali jika mengingat sesuatu yang benar-benar Ia inginkan. Bantu Ia untuk mendapatkan apa yang Ia mau. Ingatkan Ia tentang apa yang sudah dan belum ia raih. Ia akan punya satu alasan lagi untuk tetap hidup!

(Marselus Ocen)

studentnurseanonymous

stories, rants, tips and tricks for all the student nurses just trying to get by.

Storyshucker

A blog full of humorous and poignant observations.

Sindy Agusrini

cumbui aku dengan intelektualitasmu

Mr. Ice Cream

Cool, Sweet and Smooth

Huraira Story

Semoga menjadi 'penghibur' atau setidaknya bisa 'menemani' :)v

A Nomadian

Wandering around, seeking comfort anywhere it could be.

awalia nurizka

Catatan Awal

Bertualang

Menjelajah hal-hal menarik dibawah dan diatas langit

Bintang Bumoe

★|@bintangbumoe|♡Apakah kamu bisa mencintai langit yang berganti warna seperti aku mencintai hujan yang selalu sama?♡|bintangbumoe90@gmail.com|★

Awesome Life

Awesome Photos Awesome Words